Dampak Etika Overclaim Produk Kecantikan oleh Influencer terhadap Hak Konsumen atas Informasi yang Benar.
DOI:
https://doi.org/10.55542/qnntjb63Kata Kunci:
overclaim, influencer, etika bisnis, perlindungan konsumen, media sosialAbstrak
Penyebab meningkatnya penggunaan influencer sebagai teknik pemasaran yang efektif adalah perkembangan teknologi media sosial. Pada umumnya, teknik promosi yang diterapkan dalam praktik tersebut mengandung unsur overclaim, yakni klaim yang melebihi kemampuan bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika overclaim pada produk kecantikan oleh influencer terhadap hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang benar. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur melalui analisis sejumlah artikel jurnal, buku, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa overclaim merupakan perilaku yang melanggar prinsip etika dalam bisnis, merugikan konsumen secara ekonomi dan kesehatan, dan bertentangan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, ada tanggung jawab moral dan hukum bagi pelaku usaha maupun influencer untuk memberikan informasi yang jujur dan transparan terhadap konsumen. Meskipun hukum perlindungan konsumen sudah cukup baik, terjadi ketidakefektifan pelaksanaannya disebabkan kurangnya upaya pengawasan dan kemajuan teknologi media digital. Oleh karena itu, upaya bersama dari pihak-pihak berwenang, pelaku usaha, influencer
Referensi
Agustin, E. D., & Asteria, B. (2026). Pengaruh Beauty Influencer Dan Fitur Live Shopping Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Di Tiktokshop Dengan Impulse Buying Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Generasi Z Di Yogyakarta). Jurnal Ekobis Dewantara, 9(1). https://doi.org/https://doi.org/10.30738/eden.v9i1.4784
Andriani, N., Rahmatiar, Y., Abas, M., & Sanjaya, S. (2025). Perlindungan Hukum Konsumen Atas Praktik Overclaim Iklan Produk Skincare di E-Commerce Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Wajah Hukum, 9(2), 995. https://doi.org/10.33087/wjh.v9i2.1876
Ang, F. V., Kelvin, Rorendry, & Fransiska, V. (2025). Pelanggaran Etika Bisnis dan Profesi Dalam Kasus Skincare Athena: Overclaim, Repackaging, dan Izin Edar. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi, 2(Februari), 118–125. https://doi.org/10.62017/jimea
Anjani, E. R., & Simamora, V. (2022). Pengaruh Influencer, Harga Dan Kualitas Produk Skincare Scarlett Whitening Terhadap Keputusan Pembeli Generasi Z, Dki Jakarta. 6(3), 2022. https://doi.org/10.31955/mea.v6i3.2547
Aurellia, F. R., Hafiar, H., & Priyatna, C. C. (2023). Analisis Media Monitoring terhadap Brand Kecantikan Hanasui pada Bulan Maret 2023. Jurnal Riset Public Relations, 149–160. https://doi.org/10.29313/jrpr.v3i2.3210
Diana, N. L., Kaunang, R. V., Herdiansyah, S. F. M., & Maharani, K. (2025). Pelanggaran Moral Dan Etika Bisnis Oleh Pengusaha Bisnis Skincare Overclaim Oleh Brand Terkenal. In Business, And Accounting Journal Homepage (Vol. 5, Issue 1). https://doi.org/10.34010/jemba.v5i1.15456
Ernanda, A. D., Salsabila, M. P., Naifa, N., & Albitya, D. K. (2025). Legal Perspectives on Consumer Protection and Overclaims in Skincare Products during the Cancel Culture Era. Jurnal Relasi Publik, 3(1), 74–87. https://doi.org/10.59581/jrp-widyakarya.v3i1.4820
Fathiyyah, D., Estaswara, H., Srengseng Sawah, J., & Selatan, J. (2024). Pengaruh Beauty Influencer Terhadap Keputusan Pembelian Mother of Pearl di Kalangan Pengikut Instagram @tasyafarasya. Jurnal Publish, 149(2), 130–243. https://doi.org/10.35814/publish.v3i2.7497
Fefatikha, A., & Heryanti, B. R. (2023b). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terkait Influencer Pelaku Endorsement Pada Media Sosial Instagram. In Dharu Triasih Semarang Law Review (SLR) (Vol. 4, Issue 2). https://doi.org/10.26623/slr.v4i2.5278
Fitriyana, F., Nuryani, A., Rosyati, T., & Gusvia, Y. (2021). Pelatihan Pemanfaatan Marketplace Pada Umkm Dalam Masa Covid-19. 2(2), 206. https://doi.org/10.32493/dedikasipkm.v2i2.9765
Hasena, C., & Sakapurnama, E. (2021). Leveraging Electronic Word of Mouth on TikTok: Somethinc Skin Care Product Innovation to Increase Consumer Purchase Intention. Hasanuddin Economics and Business Review, 5(1), 19. https://doi.org/10.26487/hebr.v5i1.2746
Isabella, D. A., Aspasari, F., & Maghfiro, M. A. (2025). Pengaruh Dokter Detektif (Doktif) Dalam Bisnis Skincare : Antara Kepercayaan Konsumen Dan Kepatuhan Hukum. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/jurmie
Julianti, N., Paulus Tahu, G., Wayan, N., & Mitariani, E. (2025). Studies Management and Finance Economics, of Journal The Effect of Influencer Credibility and Trust on Impulse Buying Behavior with Purchase Intention as Mediation Somethinc Skincare Products. https://doi.org/10.47191/jefms/v8
Khofiyyan, N. N. (2025). Pengaruh Influencer, Kualitas Produk & Impulse Buying terhadap Keputusan Pembelian Skincare Somethinc. 5(1), 121–128. https://doi.org/10.32627
Maharani, D. A., & Rifai, A. (2025). Dampak Brand Ambassador Artis Korea dalam Pemasaran Skincare: Tinjauan Undang-Undang Perlindungan Konsumen terhadap Klaim Iklan Berlebihan. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i6
Maulida, V. R., & Rokan, M. K. (2025). Hukum Melakukan Promosi Produk OverclaimOleh Influencer Ditinjau Dari Perlindungan Konsumen (Studi : Produk Skincare). Jurnal Media Hukum, 13(2), 220–237. https://doi.org/10.59414/jmh.v13i2.1031
Nurfalah, S. S. M., Nandang, N., & Yusup, I. (2025). Pengaruh Beauty Influencer Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 1954–1963. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i2.15233
Renggani, P. D., Zahrah, H., Julyansyah, D., Prayoga, A. M., & Damayanti, M. (2025). Eksploitasi Klaim Berlebihan dalam Etika Pemasaran dan Implikasi Hukum terhadap Perlindungan Konsumen. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(4), 4167–4174. https://doi.org/10.62710/bbda0m55
Sudiantini, D., Komala Dewi, S., Firmansyah, A., Hibatullah Kamil, R., Maulida Hasan, R., & Alief Rahman Faozi, A. (2024). Strategi Pemasaran Produk Kecantikan Melalui Marketplace Shopee Dalam Meningkatkan Penjualan Daviena Skincare Jakarta. In Jurnal Riset Ilmiah (Vol. 3, Issue 7). https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3087
Suyanto, A. M. A., & Dewi, D. G. (2023). Marketing Mix on Purchase Intention and its Impact on the Decision to Purchase Somethinc Products. International Journal of Professional Business Review, 8(10), e03779. https://doi.org/10.26668/businessreview/2023.v8i10.3779
Wijaya, C. J., Oesef, L., Giovani, S., & Anggraeni, A. (2026). Determinants of Impulsive Buying in the Beauty Industry Among Young Indonesian Consumers: Examining the Moderating Effect of Fomo (Vol. 5, Issue 7). https://doi.org/10.59141/jrssem.v5i7.1336
Zagita, Y., & Dewi, D. R. K. (2025). Pengaruh Konten Review Produk Skincare Dan Kecantikan Tasya Farasya Terhadap Keputusan Pembelian Skincare. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 4(1), 1118–1131. https://doi.org/10.58344/locus.v4i1.3790
Doan, L. (2025). Social Media Influencers’ Product Endorsement-The Ethical As-pects of Influencer Marketing and Its Negative Effect on Consum-ers’ Well-Being Case Study: (1) KERA’s vegetable candies, (2) 600 fake brands of milk powder, and (3) Hanayuki cosmetics-in Vietnam.
https://urn.fi/URN:NBN:fi:amk-2025111928656
Hegde, A. (2025). Influencer Vs Advertising: Who Is More Powerful? In Scholarly Research Journal for Interdisciplinary Studies Online (Vol. 14, Issue 91). https://www.srjis.com/issues_data/270
James, N., & Tiwari, S. (2025). Influencer Marketing vs. Traditional Advertising: A Comparative Study. International Journal of Advanced Research in Science, Communication and Technology, 4(6), 362–368. https://doi.org/10.48175/ijarsct-22554
Mahwati, S. K., Sabayu, F., Wardi, Y., & Thaib, I. (2024). Pengaruh Digital Marketing Dalam Strategi Pemasaran Global: A Systematic Literature Review. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, 23(2), 115–125.
https://doi.org/10.14710/jspi.v23i2.115-125
Ngabito, R. I. P. (2025). Analisis Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Pengedaran Produk Skincare yang Terbukti Overclaim. Law, Development & Justice Review, 7(3), 284–301.
https://doi.org/10.14710/ldjr.7.2024.284-301
Rizki, M., Wulandari, Y. F., & Himawan, S. (2024). Analisis Peran Buzzer Dalam Membentuk Citra Merek/Produk Di Media Sosial Instagram. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 6530–6540.
https://doi.org/10.14710/ldjr.7.2024.284-301
Schouten, A. P., Janssen, L., & Verspaget, M. (2020). Celebrity vs. Influencer endorsements in advertising: the role of identification, credibility, and Product-Endorser fit. International Journal of Advertising, 39(2), 258–281. https://doi.org/10.1080/02650487.2019.1634898
Ayu Shintiya, Natasyah, Neha Chintya, Fitri Hayati (2025). Analisis Pelanggaran Etika Bisnis : Studi Kasus Overclaim Produk Whitening Skincare (Ss Skin) Dan Dampaknya Terhadap Konsumen. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 8 Nomor 4. https://www.researchgate.net/publication/395275667_Consumer_Right_to_Information_towards_Product_Endorsements_by_Influencers_Consumer_Protection_Law_and_Indonesian_Advertising_Ethics_Perspective
Lasmi Dewi Santika, Ma’ruf Akib, Wahyudi Umar, Ismi Fadjriah Hamzah (2024). Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Overclaim pada Produk Skincare dalam Transaksi Online. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik. https://dinastirev.org/JIHHP/article/view/3132
Aanisah Nida Tahaanii , Waluyo (2023). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Disebabkan Overclaim Pada Deskripsi Produk Kosmetik X (Perawatan Wajah). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(11), 1–10. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/5469
Heni Marlina, Desni Raspita, M Novrianto, Chahaya Dewi Bidari, Muhammad Ferdiansyah (2025). Perlindungan Hukum bagi Konsumen atas Overclaim Produk Skincare di Platform E-Commerce. Marwah Hukum, 3(1), 145–162. https://jurnal.um-palembang.ac.id/marwah_hukum/article/view/9415
Pinter Putra Sudianto Daely (2025). Tanggung Jawab Hukum Influencer Terhadap Produk Yang Di Promosikan Di Media Sosial. Leuser: Jurnal Hukum Nusantara, 2(1), 1–6. https://journal.myrepublikcorp.com/index.php/leuser/article/view/150
Daely, P. P. S. (2025). Tanggung Jawab Hukum Influencer Terhadap Produk Yang Di Promosikan Di Media Sosial. Leuser: Jurnal Hukum Nusantara, 2(2).
Mohammad Faizin, & Nur Muslimah. (2024). Implikasi Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Positif terhadap Praktik Overclaim Industri Skincare : Analisis Hukum dan Perlindungan Konsumen.
Nur Amalia, S. R., & Hamidah, H. (2023). Pengejawantahan Teori Psikoanalitik pada Etika Bisnis. Nominal Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 12(1), 32–47. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.52825
Nur Annisa, A., Adhan, S. S., & Zazili, A. (2025). Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Usaha Terhadap Praktik Overclaim Pada Produk Skincare Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Legal Responsibility Of Business Actors For Overclaims On Skincare Products From The Perspective Of Law Number 8 Of 1999 Concerning Consumer Protection. http://journalbalitbangdalampung.org
Nuraini, S. (2025). Pemasaran Skincare Dengan Cara Overclaim Di E-Commerce (Perspektif Fatwa Dsn Mui Dan Undang-Undang Tentang Perlindungan Konsumen).
Putu Mei Rianti darminingsih, Komang Febrinayanti Dantes, & I Gusti Ayu Apsari Hadi. (2025). Perlindungan Konsumen terhadap Produk Skincare Overclaim Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Rasmia Agustine Rahmawanty, Halimah Azahrah, Yolanda Maharani, & Aldi Misbahul Maad. (2025). Perlindungan Komsumen Terhadap Overclaim Produk Skincare di Era Digital : Tinjauan Etika Bisnis dan Hukum Positif.
Vidia, & Mustapa Khamal Rokan. (2025). Hukum melakukan promosi Produk Overclaim oleh Influencer Ditinjau Dari Perlindungan Konsumen ( Studi : Produk Skincare).











