Pengembangan Sistem Pertanian Rumah dengan metode teknologi Hidroponik Di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara

Penulis

  • Faida Rahmi Universitas Gajah Putih image/svg+xml
  • Zajuli Win Mahara
  • Jufri Mulia

DOI:

https://doi.org/10.55542/jppmi.v2i6.983

Kata Kunci:

Teknologi Hidroponik, Sistem Pertanian Rumah, Tanaman

Abstrak

Teknologi hidroponik merupakan metode bercocok tanam yang menggunakan air sebagai media tanam dan nutrisi untuk pertumbuhan. Hidroponik awalnya digunakan untuk menananm tanaman di daerah yang sulit untuk ditanami secara konvensional. Tujuan dari teknologi hidroponik yang dilaksanakan di kampung Burni Bius dilakukan untuk memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong dan tanaman yang dihasilkan berupa tanaman hortikultura. Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, di mana tanaman diberikan nutrisi yang larut dalam air. Metode ini telah digunakan secara luas di berbagai skala, mulai dari hobi rumahan hingga skala komersial besar. Dalam hidroponik, akar tanaman ditempatkan dalam wadah yang berisi larutan nutrisi yang sesuai, yang kemudian disirkulasikan atau diatur agar tetap dalam kondisi yang optimal bagi pertumbuhan tanaman.

Keuntungan dari sistem hidroponik termasuk penggunaan air yang lebih efisien, kontrol yang lebih baik terhadap nutrisi tanaman, dan kemungkinan untuk menanam tanaman di daerah yang mungkin tidak cocok untuk pertanian tradisional.

Diterbitkan

2023-12-11

Cara Mengutip

Pengembangan Sistem Pertanian Rumah dengan metode teknologi Hidroponik Di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara. (2023). Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 2(6), 111-116. https://doi.org/10.55542/jppmi.v2i6.983