Estimasi Produksi Kopi Arabika Gayo Berdasarkan Crop Survey Petani Binaan CV. Bintang Musara Rasa Di Dataran Tinggi Tanoh Gayo.

Penulis

  • Dr. Fadli M.P Staf Pengajar Program Studi Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih
  • Sukanto, MP. Sukanto, MP. Dosen Program Studi Agroteknologi Universitas Gajah Putih

DOI:

https://doi.org/10.55542/jbss.v9i2.1574

Kata Kunci:

Kopi Arabika, Gayo, Estimasi Produksi, Crop Survey, CV Bintang Musara Rasa

Abstrak

Kopi arabika Gayo merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan telah dikenal luas di pasar internasional karena cita rasanya yang khas. Produksi kopi arabika sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi agroekologi, manajemen budidaya, serta dinamika musim panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi produksi kopi arabika dari petani binaan CV. Bintang Musara Rasa yang berlokasi di Dataran Tinggi Tanoh Gayo, mencakup Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei lapangan (crop survey) dan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Sampel diambil sebesar 10% dari total populasi 723 petani binaan, yaitu sebanyak 75 petani. Pengamatan dilakukan pada 10 batang kopi per kebun, meliputi umur buah, jumlah cabang produksi, tingkat serangan hama dan penyakit, serta data pendukung dari wawancara kolektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata estimasi produksi kopi siap jual (green bean ready) mencapai 1.196 kg/ha untuk satu kali panen, dengan distribusi panen tertinggi terjadi pada bulan Desember hingga Februari. Hasil ini memberikan kontribusi penting terhadap pengelolaan produksi dan strategi distribusi kopi arabika di wilayah Gayo, terutama dalam menghadapi musim panen yang tidak merata.

Diterbitkan

2025-08-11

Terbitan

Bagian

Biram Samtani Sains

Cara Mengutip

Estimasi Produksi Kopi Arabika Gayo Berdasarkan Crop Survey Petani Binaan CV. Bintang Musara Rasa Di Dataran Tinggi Tanoh Gayo. (2025). Biram Samtani Sains, 9(2), 44-50. https://doi.org/10.55542/jbss.v9i2.1574