ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TERNAK AYAM KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS) DI KABUPATEN BARITO KUALA

Penulis

  • fuzi maulana ashari program studi agribisnis fakultas pertanian universitas islam kalimantan muhammad arsyad al banjari banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.55542/juspa.v8i1.1672

Kata Kunci:

Analisis Potensi, Analisis SWOT, Ayam Kampung, Location Quotient (LQ), Strategi Pengembangan

Abstrak

Kabupaten Barito Kuala memiliki potensi besar dalam sektor peternakan ayam kampung yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sektor peternakan ayam kampung serta menyusun strategi pengembangannya guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan sektor tersebut. Analisis data yang digunakan untuk analisis potensi adalah Location Quotient (LQ)  dan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Berdasarkan hasil perhitungan Location Quotient (LQ)  terdapat 12 (dua belas) dari 17 (tuju belas) kecamatan di Kabupaten Barito Kuala yang menjadi basis dari komoditas peternakan ayam kampung meliputi kecamatan Tabunganen, Tamban, Anjir Pasar, Anjir Muara, Alalak, Mandastana, Belawang, Barambai, Rantau Badauh, Bakumpai, Tabukan dan Kuripan. Sedangkan berdasarkan analisis SWOT, kuadran matrik swot berada di kuadran 1 (growth oriented strategy), sehingga strategi yang diterapkan adalah strategi yang mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif.

Diterbitkan

2026-02-01

Cara Mengutip

ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TERNAK AYAM KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS) DI KABUPATEN BARITO KUALA. (2026). Jurnal Sosiologi Pertanian Dan Agribisnis, 8(1), 50-61. https://doi.org/10.55542/juspa.v8i1.1672