Intensitas Pengelolaan Keuangan Daerah dan Reralisasi Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten sebagai Rasio

  • alwin teniro universitas gajah putih
  • Edi Kurniawan Mahasiswa UGP
  • Husni Fachri Universitas Gajah Putih
Keywords: Optimaslisasi Keuangan Daerah, Rasio Kemandirian, Rasio Efektifitas dan Efisiensi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Aceh Tengah ditinjau dari rasio keuangan 2019-2021.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data keuangan APBK Kabupaten Aceh Tengah tahun anggaran 2019-2021. Dengan metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan menggunakan beberapa rasio keuangan yaitu rasio kemandirian, rasio efektifitas dan efisiensi, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan.Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan rasio kemandirian keuangan daerah ditunjukkan dengan angka rasio rata- rata  berada di antara  0-25 % tergolong mempunyai pola hubungan Instuktif dimana peran Pemerintah daerah masih bergantung dengan pembiayaan pemerintah pusat, mengingat daerah yang bersangkutan tingkat kemandiriannya masih rendah dalam pengelolaan dan menoptimalisasikan keuangan daerah. rasio efektifitas menunjukan bahwa realisas penerimaan PAD telah melampaui anggaran yang ditetapkan dan rasio efisiensi mengalami sedang, rasio aktivitas menujukkan bahwa pelaksanaan pembangunan semakin menurun dari tahun ke tahun, rasio pertumbuhan menunjukkan pertumbuhan yang menurun dari tahun ke tahun

References

Adnan, Adnan Dr, and Alwin Teniro. 2021. “Sumbangan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Bener Meriah.” Biram Samtani Sains 4(2):1–8.
Defitri, Siska Yulia. 2018. “Pengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah Dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.” Jurnal Benefita 3(1):64–75. doi: http://doi.org/10.22216/jbe.v3i1.2376.
Febiandani, Rosyafa, and Deky Aji Suseno. 2016. “Analisis Hubungan Kemandirian Keuangan Daerah Dan Ketergantungan Daerah Terhadap Pengangguran Dan Kemiskinan.” Economics Development Analysis Journal 5(2):217–25. doi: https://doi.org/10.15294/edaj.v5i2.22035.
Halim, Abdul. 2013. Akuntansi Keuangan Daerah (Ed. 3) Koran. Penerbit Salemba.
Karianga, Hendra. 2017. Carut-Marut Pengelolaan Keuangan Daerah Di Era Otonomi Daerah. Prenada Media.
Putra, Rico, and Surya Hidayat. 2016. “Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Dan Hubungannya Dengan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi.” Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah 3(4):243–56. doi: https://doi.org/10.22437/ppd.v3i4.3526.
Sartika, Novira. 2019. “Analisis Rasio Keuangan Daerah Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti.” Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis 7(2):147–53. doi: https://doi.org/10.35314/inovbiz.v7i2.1207.
Sinambela, Elizar, Fitriani Saragih, and Eka Nurmala Sari. 2018. “Analisis Struktur APBD Dalam Meningkatkan Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Daerah Sumatera Utara.” Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan 18(2). doi: https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v18i2.2527.
Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika Pengantar Dan Aplikasinya.
Yatminiwati, Mimin. 2018. “Analisis Perencanaan Dan Pelaksanaan Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Pada Kantor Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang).” ASSET: Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan Dan Pajak 2(1):48–55.
Published
2023-07-14
How to Cite
teniro, alwin, Kurniawan, E., & Fachri, H. (2023, July 14). Intensitas Pengelolaan Keuangan Daerah dan Reralisasi Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten sebagai Rasio. Biram Samtani Sains, 7(2), 1-9. https://doi.org/https://doi.org/10.55542/jbss.v7i2.753